Gak terasa pertandingan tahunan RW 12 siap digelar lagi untuk memperingati hari kemerdekaan RI ke 63, dan seperti biasa para atlit tahunan RT 06 sudah tidak sabar untuk memulai debut perdana tahun ini, yang menurut jadwal panitia, RT 06 akan berhadapan dengan RT 08 yang bisa dikatakan sebagai "adik seperguruan" mengingat RT 08 adalah pecahan RT 06 pada awal pembentukannya.
Sebagai preview, malam minggu kemarin telah dipertandingkan antara RT09 VS RT04 yang dimenangkan oleh tim tamu, cukup disayangkan tim tuan rumah harus menelan pil pahit pada pertandingan perdana, padahal rt06 sudah mengirimkan supporter "the bacot-ers" untuk mendukung adik seperguruan, tetapi sayang.. gagal dimanfaatkan oleh atlit rt09.
dari pertandingan tersebut, team manager rt06 sudah bisa melihat kekuatan lawan2nya dalam satu pool, kecuali kekuatan rt08 yang akan dihadapi malam minggu nanti. Namun pantang bagi kami untuk gentar seberapapun kuatnya tim lawan, (kaya rt06 kuat ajee...:))tidak ada kata menyerah sampai keringat membasahi lapangan (becek dong)... ditambah dukungan para supporter fanatik yang diyakini bakal bisa memompa semangat juang para atlit dadakan... so selamat bertanding... selamat berjuang... jaga persatuan.. jangan anarkis.. (kalo anarkis, ntar rt06 dibubarin sama AKK-BB lho..)~
Thursday, June 12, 2008
Wednesday, May 21, 2008
Gak ada libur di RT 06...!!!!
Biarpun hari libur kemarin (waisak 20 mei 08) ada dihari selasa yang agak nanggung, tapi itu gak bisa menyurutkan semangat warga RT 06 yang mau memperbaiki fasilitas lapangan bulutangkis kebanggan warga (emang lapangannya cuma itu :)). Dari pagi tampak beberapa bapak2 berdiskusi merencanakan tempat duduk untuk penonton badminton, mau dibuat bergaya apa ya..?? gaya romawi, gaya minimalis atau gaya minim abisss..?? tanpa banyak cing-cong panitia dadakan terbentuk dan dimotori oleh pencari dana langsung me-malak orang yang memiliki KTP rt 06, alhasil dalam waktu singkat terkumpul hampir 2 jeti untuk membuat tutup saluran air sepanjang lapangan berikut tempat duduk untuk menonton bulu tangkis.
Tidak mau kalah dengan tim pencari dana, tim pengadaan barangpun langsung bekerja dengan memesan material dan besi untuk nge-cor, setelah semua terkumpul lagsung dikeroyok rame2 diselingi sruputan kopi medan dan gorengan. Lagi asik2nya bekerja tiba2 hujan lebat memotong jam kerja kami, langsung mencari tempat berteduh dirumah pak Poer, apalagi kiriman nasi padang sudah menanti ditambah gorengan tempe, ikan asin plus sambel terasinya... HHmmmmmm muantapp.
setelah hujan reda kembali diselesaikan sampai sore menjelang, akhirnya diputuskan untuk diteruskan esok hari oleh tukang saja, mengingat kewajiban dikantor masin2 menanti untuk kerja esok hari...
mudah2an semangat kebersamaan masih terus terjaga, seiring dengan peringatan hari kebangkitan nasional yang tengah dikibarkan oleh SBY (gile inget jaman Soeharto, semua TV direlay nyiarin acara seremony kaya gituan). ntar kan kalo tempat duduknya udah jadi kan enak nontonnya.... INDONESIA....der der deer....
Tidak mau kalah dengan tim pencari dana, tim pengadaan barangpun langsung bekerja dengan memesan material dan besi untuk nge-cor, setelah semua terkumpul lagsung dikeroyok rame2 diselingi sruputan kopi medan dan gorengan. Lagi asik2nya bekerja tiba2 hujan lebat memotong jam kerja kami, langsung mencari tempat berteduh dirumah pak Poer, apalagi kiriman nasi padang sudah menanti ditambah gorengan tempe, ikan asin plus sambel terasinya... HHmmmmmm muantapp.
setelah hujan reda kembali diselesaikan sampai sore menjelang, akhirnya diputuskan untuk diteruskan esok hari oleh tukang saja, mengingat kewajiban dikantor masin2 menanti untuk kerja esok hari...
mudah2an semangat kebersamaan masih terus terjaga, seiring dengan peringatan hari kebangkitan nasional yang tengah dikibarkan oleh SBY (gile inget jaman Soeharto, semua TV direlay nyiarin acara seremony kaya gituan). ntar kan kalo tempat duduknya udah jadi kan enak nontonnya.... INDONESIA....der der deer....
Wednesday, February 06, 2008
PBH TERAPUNG.... PBH GAK PUNYA MONORAIL... OKE..!!

Belum genap satu minggu kepengurusan RT 06 yang baru tiba2 langsung diuji dengan kedatangan tamu tak diundang… ya banjir telah menghancurkan rasa percaya diri warga yang sempat tumbuh seiring selesainya proyek gorong2 di jalan utama untuk membantu mengalirkan debit air yang berlebih diselokan utama.
Dengan PD-nya warga yakin dengan adanya gorong2 tersebut bisa mengatasi air yang meluap, apalagi setelah beberapa kali diuji dengan hujan cukup deras dan ternyata mampu dialirkan dengan cepat ke kali belakang.
Tak disangka tak diduga, hari jum’at 1 februari kemarin telah menjungkirbalikkan harapan dan perkiraan warga dimana air lagi lagi menggenangi puri bintaro hijau.
Dengan PD-nya warga yakin dengan adanya gorong2 tersebut bisa mengatasi air yang meluap, apalagi setelah beberapa kali diuji dengan hujan cukup deras dan ternyata mampu dialirkan dengan cepat ke kali belakang.
Tak disangka tak diduga, hari jum’at 1 februari kemarin telah menjungkirbalikkan harapan dan perkiraan warga dimana air lagi lagi menggenangi puri bintaro hijau.
Entah ide apa lagi yang bisa kita upayakan untuk membendung wilayah PBH, RT 06 khususnya dari air yang belakangan ini gemar sekali bertamu ke PBH. Mari kita rumuskan semua cara penanggulangan banjir, kita upayakan realisasinya siapa tahu berhasil dan kita bisa mendirikan kantor konsultan penanggulangan banjir hehehe...
Subscribe to:
Posts (Atom)
