Biarpun hari libur kemarin (waisak 20 mei 08) ada dihari selasa yang agak nanggung, tapi itu gak bisa menyurutkan semangat warga RT 06 yang mau memperbaiki fasilitas lapangan bulutangkis kebanggan warga (emang lapangannya cuma itu :)). Dari pagi tampak beberapa bapak2 berdiskusi merencanakan tempat duduk untuk penonton badminton, mau dibuat bergaya apa ya..?? gaya romawi, gaya minimalis atau gaya minim abisss..?? tanpa banyak cing-cong panitia dadakan terbentuk dan dimotori oleh pencari dana langsung me-malak orang yang memiliki KTP rt 06, alhasil dalam waktu singkat terkumpul hampir 2 jeti untuk membuat tutup saluran air sepanjang lapangan berikut tempat duduk untuk menonton bulu tangkis.
Tidak mau kalah dengan tim pencari dana, tim pengadaan barangpun langsung bekerja dengan memesan material dan besi untuk nge-cor, setelah semua terkumpul lagsung dikeroyok rame2 diselingi sruputan kopi medan dan gorengan. Lagi asik2nya bekerja tiba2 hujan lebat memotong jam kerja kami, langsung mencari tempat berteduh dirumah pak Poer, apalagi kiriman nasi padang sudah menanti ditambah gorengan tempe, ikan asin plus sambel terasinya... HHmmmmmm muantapp.
setelah hujan reda kembali diselesaikan sampai sore menjelang, akhirnya diputuskan untuk diteruskan esok hari oleh tukang saja, mengingat kewajiban dikantor masin2 menanti untuk kerja esok hari...
mudah2an semangat kebersamaan masih terus terjaga, seiring dengan peringatan hari kebangkitan nasional yang tengah dikibarkan oleh SBY (gile inget jaman Soeharto, semua TV direlay nyiarin acara seremony kaya gituan). ntar kan kalo tempat duduknya udah jadi kan enak nontonnya.... INDONESIA....der der deer....
Wednesday, May 21, 2008
Wednesday, February 06, 2008
PBH TERAPUNG.... PBH GAK PUNYA MONORAIL... OKE..!!

Belum genap satu minggu kepengurusan RT 06 yang baru tiba2 langsung diuji dengan kedatangan tamu tak diundang… ya banjir telah menghancurkan rasa percaya diri warga yang sempat tumbuh seiring selesainya proyek gorong2 di jalan utama untuk membantu mengalirkan debit air yang berlebih diselokan utama.
Dengan PD-nya warga yakin dengan adanya gorong2 tersebut bisa mengatasi air yang meluap, apalagi setelah beberapa kali diuji dengan hujan cukup deras dan ternyata mampu dialirkan dengan cepat ke kali belakang.
Tak disangka tak diduga, hari jum’at 1 februari kemarin telah menjungkirbalikkan harapan dan perkiraan warga dimana air lagi lagi menggenangi puri bintaro hijau.
Dengan PD-nya warga yakin dengan adanya gorong2 tersebut bisa mengatasi air yang meluap, apalagi setelah beberapa kali diuji dengan hujan cukup deras dan ternyata mampu dialirkan dengan cepat ke kali belakang.
Tak disangka tak diduga, hari jum’at 1 februari kemarin telah menjungkirbalikkan harapan dan perkiraan warga dimana air lagi lagi menggenangi puri bintaro hijau.
Entah ide apa lagi yang bisa kita upayakan untuk membendung wilayah PBH, RT 06 khususnya dari air yang belakangan ini gemar sekali bertamu ke PBH. Mari kita rumuskan semua cara penanggulangan banjir, kita upayakan realisasinya siapa tahu berhasil dan kita bisa mendirikan kantor konsultan penanggulangan banjir hehehe...
Monday, January 28, 2008
HORREE... KITA PUNYA RT BARU....
Hari Minggu kemarin (270108), selagi langit dinegeri ini masih berduka atas kepergian Bp. H.M. Soeharto yang wafat pada minggu siang, dan bertepatan pada hari itu juga pada malam harinya seluruh warga RT 06 melaksanakan pesta demokrasi lokal untuk kedua kalinya, dimana pada periode sebelumnya RT 06 dipimpin oleh Bp. Ruslan untuk dua tahun masa jabatannya.
Setelah tahapan awal yang sudah berjalan pada hari sebelumnya, (warga bebas mengisi hak suaranya untuk menentukan calon ketua RT 06, dan telah dikumpulkan pada hari selasa 22/01/08. red) maka tiba saatnya untuk membuka kotak suara untuk menjaring kandidat ketua RT 06 untuk masa bakti dua tahun kedepan, dan pada tahapan ini terjaring 10 orang kandidat yang dicalonkan oleh warga, tetapi karena dari nama-nama kandidat tersebut belum ada yang mencapai mayoritas suara 50%+1, maka dengan terpaksa tahapan pemilihan berjalan menuju pemilihan tahap kedua yang diikuti oleh tiga orang kandidat yang memiliki suara terbesar pada tahapan sebelumnya (the big three), yaitu Bp. Agus, Bp. Ruslan dan Bp. Edy.N.
Ada hal yang cukup menarik pada saat akan dimulainya pemilihan tahap kedua, yaitu masing-masing kandidat mengkampanyekan untuk memilih kandidat lainnya (don’t vote me…pliss, begitu kurang lebih.red), tetapi warga RT 06 sudah melek politik semua, sudah barangtentu memiliki pilihannya mesing-masing, jadi kampanye tersebut lebih merupakan selingan yang cukup menghibur buat warga yang hadir.
Tanpa membuang banyak waktu lagi, pihak panitia langsung membagikan kertas suara sesuai jumlah warga yang hadir dan memiliki hak suara, setelah itu langsung dilakukan perhitungan suara tahap kedua, dan hasil perhitungannya menetapkan bahwa pejabat ketua RT 06 untuk masa bhakti 2008 – 2010 adalaaaahhh…… Bp. Agus…. Plok…plok….plok…plok.
Alhamdullilah, beliau terpilih sebagai ketua RT 06 yang baru yang menyisihkan dua kandidat lainnya untuk terus melanjukan pejuangan RT sebelumnya yang telah habis masa jabatannya.
Dan pada malam itu juga dilakukan serah terima jabatan yang langsung disaksikan oleh Bp. Ketua RW dan beberapa pejabat RT tetangga yang baru pulang dari suatu acara di kediaman keluarga pak Lurah.
Apapun hasilnya, Siapapun ketua RTnya, tentu kita diharapkan semua warga terus mendukung ketua RT beserta staffnya yang baru untuk menjalankan program dan melaksanakan tugas-tugasnya untuk kebaikan lingkungan kita bersama kedepan.
CONGRATULATIONS pak Agus, selamat melaksanakan amanat yang telah diberikan warga untuk bapak, ayo dukung pak Agus untuk mulai bekerja….. AYO… AYO…. AYO….
panitia pilkate says: "akhirnya... kumenemukanmu....."
Setelah tahapan awal yang sudah berjalan pada hari sebelumnya, (warga bebas mengisi hak suaranya untuk menentukan calon ketua RT 06, dan telah dikumpulkan pada hari selasa 22/01/08. red) maka tiba saatnya untuk membuka kotak suara untuk menjaring kandidat ketua RT 06 untuk masa bakti dua tahun kedepan, dan pada tahapan ini terjaring 10 orang kandidat yang dicalonkan oleh warga, tetapi karena dari nama-nama kandidat tersebut belum ada yang mencapai mayoritas suara 50%+1, maka dengan terpaksa tahapan pemilihan berjalan menuju pemilihan tahap kedua yang diikuti oleh tiga orang kandidat yang memiliki suara terbesar pada tahapan sebelumnya (the big three), yaitu Bp. Agus, Bp. Ruslan dan Bp. Edy.N.
Ada hal yang cukup menarik pada saat akan dimulainya pemilihan tahap kedua, yaitu masing-masing kandidat mengkampanyekan untuk memilih kandidat lainnya (don’t vote me…pliss, begitu kurang lebih.red), tetapi warga RT 06 sudah melek politik semua, sudah barangtentu memiliki pilihannya mesing-masing, jadi kampanye tersebut lebih merupakan selingan yang cukup menghibur buat warga yang hadir.
Tanpa membuang banyak waktu lagi, pihak panitia langsung membagikan kertas suara sesuai jumlah warga yang hadir dan memiliki hak suara, setelah itu langsung dilakukan perhitungan suara tahap kedua, dan hasil perhitungannya menetapkan bahwa pejabat ketua RT 06 untuk masa bhakti 2008 – 2010 adalaaaahhh…… Bp. Agus…. Plok…plok….plok…plok.
Alhamdullilah, beliau terpilih sebagai ketua RT 06 yang baru yang menyisihkan dua kandidat lainnya untuk terus melanjukan pejuangan RT sebelumnya yang telah habis masa jabatannya.
Dan pada malam itu juga dilakukan serah terima jabatan yang langsung disaksikan oleh Bp. Ketua RW dan beberapa pejabat RT tetangga yang baru pulang dari suatu acara di kediaman keluarga pak Lurah.
Apapun hasilnya, Siapapun ketua RTnya, tentu kita diharapkan semua warga terus mendukung ketua RT beserta staffnya yang baru untuk menjalankan program dan melaksanakan tugas-tugasnya untuk kebaikan lingkungan kita bersama kedepan.
CONGRATULATIONS pak Agus, selamat melaksanakan amanat yang telah diberikan warga untuk bapak, ayo dukung pak Agus untuk mulai bekerja….. AYO… AYO…. AYO….
panitia pilkate says: "akhirnya... kumenemukanmu....."
Subscribe to:
Posts (Atom)
